Cari Apa Aja Di Sini

Google

Sabtu, 03 April 2010

Pandora dan Harapan yang Tersisa

Menurut mitologi Yunani, kehidupan di dunia ini dikendalikan oleh dewa-dewa yang menguasai elemen-elemen di dunia. Karena kekuasaan dewa inilah manusia diwajibkan memberikan persembahan kepada dewa. Suatu hari, manusia menipu Zeus (dewa petir, dewa tertinggi dalam mitologi Yunani). Manusia membuat dua tumpukan persembahan. Persembahan pertama berisi daging yang dilapisi kulit kerbau sehingga tampak tidak enak. Persembahan pertama adalah tulang yang dilapisi lemak sehingga kelihatan enak. Zeus pun tertipu dengan memilih tulang berlapis lemak.

Zeus akhirnya menyadari bahwa ia telah ditipu oleh Prometheus, hingga akhirnya ia memutuskan untuk menghukum manusia. Zeus mengambil api dari muka bumi, sehingga manusia memang mendapatkan porsi yang baik dari hewan buruan, namun harus menikmatinya mentah-mentah.

Karena harus memakan makanan mentah, manusia pun mulai sakit-sakitan. Prometheus, seorang Titan yang sangat menyayangi manusia, tidak tega jika keadaan ini terus berlanjut. Kemudian, Prometheus menyalakan sebuah obor menggunakan api dari matahari. lalu berlari dan memberikan api itu kepada manusia.

Zeus sangat marah melihat kejadian itu, dan memutuskan untuk memberikan hukuman yang berat kepada Manusia dan Prometheus. Ia memerintahkan agar Prometheus dibawa ke gunung Caucasian untuk dirantai dan setiap hari hatinya akan dimakan oleh elang raksasa, untuk kemudian tumbuh lagi di malam hari.

Untuk menghukum manusia, Zeus memerintahkan Hephaestus, pandai besi para dewa, untuk menciptakan seorang gadis, wanita pertama yang keturunannya nantinya akan membawa petaka bagi ras pria. Kemudian semua dewa memberikannya berkah. Athena memberikannya kemampuan untuk menjahit, dan menenun. Aphrodite memberikannya kecantikan. Hermes memberikannya kemampuan untuk berbohong dan kelihaian berbahasa. Dewa-dewa olympian lainnya juga turut memberikannya berkah. Suara yang indah, rasa menyayangi, dan lainnya. Lalu Hermes memberinya nama "PANDORA" yang artinya "Berkah dari Semua" karena seluruh Olympian memberikannya berkah.

Zeus memberikannya dua hadiah, yang pertama adalah rasa ingin tahu yang besar dan yang kedua adalah sebuah kotak. Zeus berpesan pada pandora bahwa hadiah yang terakhir ini, hanya berharga selama masih berada di dalam kotak. Kemudian, Hermes mengantarkannya kepada Epimetheus yang saat itu sedang tinggal bersama manusia, sebagai hadiah.

Prometheus mengetahui hal ini dan telah memberitahukan kepada saudaranya, Epimetheus, untuk tidak menerima hadiah apapun yang diberikan oleh Zeus. Namun Pandora terlalu cantik untuk ditolak, sehingga Epimetheus pun menerimanya.

Tahun berlalu, hingga suatu hari, Pandora tidak mampu lagi menahan keingintahuannya dan membuka Kotak yang diberikan Zeus. Maka terlepaslah dari kotak itu, semua kejahatan dan penyakit yang akan membawa bencana bagi manusia. Pandora panik, dan langsung menutup kotak itu, namun yang tersisa di dasar kotak hanyalah satu, yakni "Harapan".

Ya itu cerita mitologi Yunani tentang Pandora. Seorang gadis yang dijadikan hukuman untuk manusia. Tapi sebetulnya apa salah Pandora sehingga ia menjadi alat penghukum manusia?

Pandora memiliki berkah dari semua dewa sehingga membuat dirinya hampir sempurna dimata manusia. Memang kesempurnaan bukanlah sebuah berkah. Justru kesempurnaanlah yang dapat menghancurkan manusia.

Lalu di dalam kotak yang dibawa Pandora, tersisa sebuah keburukan yaitu harapan. Mengapa harapan disebut sebagai keburukan? Bukankah dengan harapan manusia dapat menjalankan hidupnya? Tanpa harapan maka hidup manusia menjadi hambar tanpa semangat mencapai harapan tersebut. Tetapi ternyata dibalik sebuah harapan terdapat kutukan yang sangat kejam.

Harapan dapat membuat kita hidup dan selama kita terus hidup maka penderitaan dari isi kotak Pandora yang telah lepas akan terus kita rasakan. Seperti orang yang sakit parah. Ia dapat terus hidup karena ada harapan, tetapi selama hidupnya itu ia akan merasakan sakit karena penyakitnya tidak dapat disembuhkan.

Menurut Seorang filusuf Jerman bernama Friedrich Wilhelm Nietzsche:

"Zeus did not want man to throw his life away, no matter how much the other evils might torment him, but rather to go on letting himself be tormented anew. To that end, he gives man hope. In truth, it is the most evil of evils because it prolongs man's torment."
Yang artinya,
"Zeus tidak menginginkan manusia untuk mengakhiri hidupnya (bunuh diri), sebesar apapun bencana yang menyiksa manusia. Tetapi Zeus menginginkan manusia untuk melanjutkan hidup dengan diterpa oleh bencana yang baru. Untuk itu, Zeus memberikan harapan bagi manusia. Sebetulnya harapan adalah bencana terburuk dari bencana yang lainnya karena harapan memperpanjang penderitaan manusia."

Oleh karena itu, berhati-hatilah dengan harapanmu, karena harapanmu dapat menjadi siksaan bagi dirimu sendiri.

Sabtu, 12 September 2009

Flock Web Browser di Linux (Ubuntu)

Baru-baru ini gw nyoba web browser yang namanya Flock.. Katanya sih browser ini gaul banget.. Browser ini ngasih menu khusus buat social networking (FB, MySpace, Twitter).. Buat ngeblog juga dikasih editornya langsung.. Mo upload foto di FB, Photobucket, Picasa, ato TinyPic bisa langsung drag & drop ke menunya.. Jadi ga usah buka webnya, tunggu loading, login, tunggu loading lagi, pilih-pilih foto, posting, ganti status FB, dll, tunggu loading.. Klo pake Flock ini lebih praktis.. Tinggal buka menunya (mo FB, Blog, email, ato media sharing), trus lo bebas ngapain aja dari menu itu..

Tapi ada yang bikin gw bingung waktu gw install pertama kali di Linux Mint gw.. Gw bingung masukin plugin nya.. Waktu awal-awal gw ga bisa nonton YouTube gara-gara gw ga bisa masukin flash plugin ke browser itu..

Install-nya sih gampang.. Pertama tinggal buka situsnya Flock lewat Linux.. Dari situ tinggal klik download.. Ntar lo bakal dapet tarball nya.. Sambil nunggu download kelar, cek synaptic.. libstdc++6 udah di install belom? Klo belom, tinggal dicentang aja (Mark for Installation), trus click apply.. Cek download-an.. Extract hasilnya di home folder.. Trus buka text editor kepercayaan lo (buat yg pake gnome bisa pake gedit).. Masukin script di bawah ini trus save dengan nama file "Flock.desktop" (ga pake kutip)..

[Desktop Entry] Version=2.5 Encoding=UTF-8 Name=Flock Comment=Flock Web Browser Exec="home/yourusername/flock/flock-browser" GenericName=Flock Web Browser Icon=/home/yourusername/flock/icons/mozicon128.png Path=/home/yourusername/flock StartupNotify=true Terminal=false TerminalOptions= Type=Application X-KDE-SubstituteUID=false X-KDE-Username= Categories=Network;Application; GenericName[en_US]=Flock Web Browser

Taro aja di desktop.. Trus klo mau jalanin Flock tinggal click file yang tadi lo bikin.. eh iya jangan lupa ganti yourusername pake user name lo ya..

Install kelar, trus plugin nya gimana nih?

Masalah plugin ini sempet bikin gw pusing.. Gw dah coba download dari adobe, hasilnya gagal.. Coba install ulang dari synaptic, gagal juga.. Tapi setelah berjuang dengan google, ketemu juga gimana cara ngakalinnya...

Flock itu browser yang Powered by Mozilla.. Flock 2.0 pake teknologi yang sama kaya Firefox 3.. Otomatis plugin yang dipake di Firefox bisa dipake di Flock..

Caranya gampang kok.. Matiin dulu FlockPertama buka terminal, trus ketik aja ini

sudo ln -s /usr/lib/mozilla/plugins/* /home/yourusername/flock/plugins
Udah deh YouTube bisa langsung dinikmati

Perintah "ln -s" fungsinya kaya semacam ngasih link.. Jadi buat yg mo ngakses folder "/home/yourusername/flock/plugins" langsung dibawa ke "/usr/lib/mozilla/plugins/*".. Dengan kata lain isinya sama.. Jadi pakenya browser Flock, tapi plugin dari FireFox..

n.b.
Ni gw post nyoba pake blog editornya Flock lho..

Blogged with the Flock Browser

Senin, 13 April 2009

Operation Valkyrie

Abis nonton Valkyrie.. Gw termasuk orang yang telat ga sih? Maklum, laptop baru bener nih, jadi baru bisa ngabsen lagi di dunia maya (ketauan deh klo yg gw tonton tuh hasil download-an).. OK back to topic.. Buat yang udah nonton, gw cuma mau nyeritain sejarah aselinya & buat yang belom nonton, ini bisa jadi spoiler.. Jadi hati-hati buat yang belom nonton ya.. Eh iya,, sekedar catatan, gw nyeritain sejarahnya pake gaya gw sendiri.. Jadi ada beberapa tokoh (kaya tukang kopi, pejalan kaki, ato tukang roti keliling) yang sebenernya gak perlu ada di dalem sejarah ikut gw ceritain juga..

Valkyrie tuh film tentang "July 20 Plot".. Yang jelas itu bukan ultah gw & gw gak mo nyeritain ultah siapa-siapa (tanpa bermaksud menyinggung orang yang ultah tanggal 20 Juli)..

Sebelom nyeritain ada apa tanggal 20 Juli 1944, gw ceritain dulu asal-usulnya.. Jadi dulu (tahun 1938) Brigadier-General Hans Oster, General Ludwig Beck, sama Field Marshal Erwin von Witzleben lagi nongkrong bareng di warung kopi Pak Luwak (bukan nama sebenarnya)..

Oster: Cuy, Bos Hitler dah kelewatan deh kelakuannya..
Beck: Bener banget Ter (Oster maksudnya).. Gak bisa dibiarin tuh..
Oster: Ya udah Beck kita bikin gerakan pemberontak aja gimana?
Beck: Sip deh.. Gw ikut aja.. Lo atur ya semuanya..
Oster: Ya udah gampang.. Ntar gw bilangin anak-anak...
Witzleben: (sambil nyeruput kopi) Pada ngomongin apaan sih? Ikutan donk klo pada mo cabut..
Beck: Ah ikut-ikut aja lo.. Ya udah klo mo ikutan buruan abisin kopi lo.. Kita cabcus..

Akhirnya mereka (termasuk Witzleben yang sampe saat ini masih cengo & ga tu apa-apa) bikin kelompok perlawanan buat "ngelurusin" apa yang udah dibikin Hitler sama organisasi Nazi-nya itu.. Awalnya sih mereka cuma mau bawa Hitler ke sidang, tapi akhirnya kelompok itu mikir klo Hitler harus dibunuh biar gak terjadi pertumpahan darah yang lebih gede lagi..

Waktu mereka lagi nyusun rencana, tiba-tiba ada seorang kolonel yang harus pulang kampung ke Berlin gara-gara dia luka parah waktu perang di Tunisia.. Namanya Kolonel Count Claus von Stauffenberg.. Dia ikutan gabung sama gerakan pemberontak tadi taun 1943.. Dia gabung & punya rencana yang keren banget.. Dia punya rencana buat manfaatin operasi Valkyrie..

Jadi ceritanya tuh Operation Valkyrie (ato Unternehmen Walküre klo orang Jerman bilang) itu operasi darurat buat "menyelmatkan" Jerman dari masalah sipil (misalnya kudeta) klo pemimpin pemerintahan (waktu itu yg megang Jerman Pak Adolf Hitler) gak bisa memerintah lagi.. Adolf Hitler kan diktator.. Nah, rencana gerakan pemberontak itu kan buat membunuh Adolf Hitler.. Berarti klo Adolf Hitler udah meninggal, Operasi Valkyrie itu bakal dijalanin.. Kolonel Stauffenberg mau manfaatin operasi ini.. Tapi biar Operasi Valkyrie ini bisa nguntungin pihak pemberontak, Operasi ini harus dirubah.. Operasi ini dirubah biar mereka bisa nguasain Berlin (pusat pemerintahan Jerman), melucuti SS (organisasinya Nazi yang tugasnya ngelindungin Hitler.. FYI, Holocaust tuh kerjaanya SS juga), sama nangkep petinggi-petinggi Nazi.. Klo Berlin berhasil dikuasai, SS juga dah gak bisa ngapa-ngapain, trus pemimpin Nazi nggak ada, otomatis pemberontak bakal punya kuasa penuh di Jerman.. Gokilnya, Kolonel Stauffenberg berhasil ngeyakinin Hitler buat nandatanganin Operasi Valkyrie yang baru..

Rencana perebutn kekuasaan udah mantap.. Tinggal gimana caranya mereka mau bunuh Hitler.. Banyak car udah dicoba.. Mulai dari pake granat, ditembak, ato dibomb udah dicoba.. Tapi semuanya gagal.. Kayanya emang Hitler punya ilmu kebal kali ya? Udah gitu gara-gara situasi perang, Hitler makin gak mau keluar dari kandangnya di Wolfschanze (Wolf's Lair).. Wolf's Lair tuh bunkernya Hitler.. Udah gitu Gestapo (Geheime Staatspolizei, yang artinya: "Secret State Police" a.k.a polisi rahasia Jerman) udah curiga sama keberadaan gerakan pemberontak itu.. Udah banyak anggota mereka yang ditangkep..

Makin banyak anggota yang ditangkep, tentara sekutu Amerika juga udah mulai masuk ke Jerman.. Pemberontak mikir klo waktu mereka makin sempit.. Akhirnya mereka mutusin buat bunuh Hitler sekarang ato nggak sama sekali.. Minimal mereka udah keliatan kerja gitu.. Kan kasian Oster, Beck, sama Witzleben, udah capek-capek bikin gerakan pemberontak, tapi gak ada hasilnya sama sekali..

Akhirnya tanggal 11 Juli, Stauffenberg ikutan rapat sama Hitler di Wolf's Lair.. Sambil rapat, dia udah siap bawa bom di dalem tasnya.. Tujuannya ya buat ngeledakin Hitler, Heinrich Himmler (pimpinan SS), sama Hermann Göring (petinggi Nazi).. Himmler sama Göring harus dibunuh juga biar gerakan pemberontak jadi lebih lancar.. Gimana gak lancar, lha wong petinggi SS sama Nazi dah ikutan tewas juga.. Tapi apa daya.. Stauffenberg dah capek-capek bawa bom, tapi ternyata Himmler gak dateng.. Dia titip absen sama Göring... Himmler emang jarang dateng klo ada acara konfrensi militer (ini fakta).. Di filmnya adegan ini seru banget.. Jantung udah capek deg-degan, tapi ternyata bunker-nya Hitler gak jadi di bom.. Nyebelin emang..

Ok tanggal 11 Juli gagal.. Tanggal 15 Juli pasti berhasil nih.. Rencana yang dipake sama kaya yang tanggal 11 Juli kemaren.. Hitler, Himmler, sama Göring ada di confrence room.. Bom udah di dalem tasnya Stauffenberg, tinggal nunggu dinyalain.. Waktu mo dinyalain, eeehhh si Hitler kebelet pup.. Cabut deh dia ke WC.. Mungkin si Hitler sembelit, jadinya sampe acara selese, Hitler gak balik lagi ke ruangan... Gagal lagi dah rencananya.. Stauffenberg akhirnya balik lagi ke Berlin, trus langsung ngeledakin bom yang da di dalem tasnya gara-gara dia dah gemes pingin ngeledakin tuh bom.. Tapi karena Stauffenberg takut api, dia gak jadi nyalain tuh bom.. Bomnya akhirnya nganggur lagi di tas Stauffenberg..

Tanggal 20 Juli 1944 jam 10 pagi waktu Jerman, Stauffenberg balik lagi ke Wolf's Lair.. Maklum, waktu itu posisi pasukan Jerman lagi gak enak banget.. Jadinya hampir tiap hari ada meeting soal pasukan Jerman di medan perang.. Stauffenberg berangkat gak lupa bawa bom yang mungkin udah masuk angin gara-gara udah keseringan bolak-balik keluar masuk Wolf's Lair.. Jam setengah 1 teng, rapat mulai.. Stauffenberg mikir, "sebelom WC dipake sama Hitler, mending gw pake duluan aja".. Dia make WC bukan buat pipis, tapi buat ganti baju.. Ternyata dia bukan ganti baju.. Tapi nyalain bom yang dia bawa.. Mudah-mudahan bomnya nggak masuk angin & bisa meledak.. Dia balik lagi ke ruangan rapat.. Tasnya ditaro di deket Hitler.. Setor muka dikit, trus dia cabut deh.. Maklum, bomnya bakal meledak dalam waktu 10 menit.. Begitu sampe luar, bomnya meledak.. Horeee!!! Bomnya nggak masuk angin.. Bom meledak, balik deh dia ke Berlin buat jalanin Operasi Valkyrie... Waktu Stauffenberg balik, petugas komunikasi (yang juga anggota pemberontak) di Wolf's Lair bilang ke markas pemberontak klo Hitler masih idup.. Selesai telpon markas, di langsung nyabut semua komunikasi yang keluar & masuk ke Wolf's Lair..

Jam 3 Stauffenberg sampe di Berlin.. Dia bilang ke markas klo Hitler udah meninggal.. Orang-orang di markas bingung.. Kabar mana yang bener.. Akhirnya jam 4 teng, Jendral Friedrich Olbricht bilang buat jalanain Operasi Valkyrie.. Sebenernya Operasi ini cuma bisa dijalanin sama Jendral Friedrich Fromm.. Jendral Fromm yang mimpin pasukan "cadangan".. Pasukan cadangan ini yang tugasnya nangkepin petinggi SS & Nazi.. Jendral Fromm ini dari awal udah diajak buat gabung sama pemberontk.. Tapi dia takut sama Hitler.. Dia nyari amannya aja.. Selama Hitler masih ada, dia gak mau macem-macem... Ternyata sebelom Stauffenberg mendarat, Jendral Fromm udah dapet kabar dari Wilhelm Keitel di Wolf's Lair kalo ternyata Hitler masih sehat & Wilhelm Keitel nyariin dimana si Stauffenberg.. Jendral Fromm gak mau merintah pasukan cadangan buat bergerak.. Akhirnya Jendral Fromm ditangkep & pasukan cadangan disuruh bergerak sama Jendral Olbricht atas nama Jendral Fromm.. Pasukan cadangan akhirnya bergerak buat nangkepin petinggi-petinggi SS & Nazi..

Jam 7 malem, Hitler udah seger & bisa nelpon orang lagi.. Dia langsung nelpon Mentri Propaganda Joseph Goebbels, bilang klo dia baek-baek aja.. Kebetulan di sana lagi ada Mayor Otto Ernst Remer.. Mayor Remer tuh pimpinan pasukan yang tugasnya nangkep Pak Mentri Goebbels.. Mayor Remer yang nggak ngerti apa-apa langsung nurut sama perintah langsung dari Adolf Hitler buat nangkep Kolonel Stauffenberg.. Masih dengan tampang cengok yang nggak ngerti ada kejadian apa, langsung nurut sama Hitler.. Dia langsung ke markas pemberontak di Bendlerblock... Kasian juga ya pasukan pemberontak.. Mereka cuma dijadiin alat sama pemberontak... Akhirnya mereka repot sendiri deh..

Mayor Remer berhasil ngamanin Bendlerblock jam 11 malem.. Ngerasa klo posisiny udah gak aman, Beck (salah satu pendiri gerakan pemberontak), milih buat bunuh diri.. Jendral Fromm dibebasin, jadi dia punya kuasa lagi.. Sebelom keterlibatnnya sama pemberontak ketauan, dia langsung nyuruh biar Olbricht, Stauffenberg, Werner von Haeften (ajudan Stauffenberg), sama Albrecht Mertz von Quirnheim (ajudan Olbricht) dieksekusi ditempat.. Jam 12.10 malem, mereka dieksekusi di halaman Bendlerblock.. Waktu dieksekusi, Stauffenberg teriak "Es lebe unser heiliges Deutschland!" (Long live our holy Germany!).. Tapi ada juga yang bilang klo dia teriak "Es lebe das geheime Deutschland!" (Long live the secret Germany!).. Jam setngah satu pagi, pasukan SS yang dipimpin Otto Skorzeny, dateng & nangkep Jendral Fromm.. Di curiga klo Jendral Fromm ikutan juga sama pemberontak.. Akhirnya Jendral Fromm dieksekusi juga bulan Maret 1945..

Stauffenberg dikuburin secara militer di halaman gereja Matthäus di distrik Schöneberg Berlin. Sekarang di situ ada batu peringatan peristiwa 20 Juli.. Satu hari abis Stauffenberg dimakamin, mayatnya digali lagi, medali kehormtannya dicopotin, trus dikremasi..

Trus apa ya yang bikin Hitler selamet dari bom yang dipasang Stauffenberg? Ternyata bukan gara-gara bomnya masuk angin.. Juga bukan gar-gara nyawanya Hitler 7 kaya kucing.. Tapi gara-gara Kolonel Heinz Brandt mindah tasnya Stauffenberg ke sisi meja yang lain.. Akhirnya tuh tas ketutupan kaki meja yang tebelnya segaban... Akhirnya Hitler cuma luka-luka & celananya robek-robek nggak karuan.. Belakangan, ada penelitian buat ngulangin apa yang dibikin sama Stauffenberg.. Kalo aja tasnya Stauffenberg gak dipindah, mungkin Hitler bakalan tewas.. Ato klo ada dua bom di tas Stauffenberg, mungkin Hitler juga bakalan tewas.. Dan ternyata ruangan rapat yang dipake dipindah.. Tadinya mau didaem bunker, tapi di pindah ke ruangan yang agak terbuka.. Coba kalo tetep didalem bunker, niscaya ledakannya bakal lebih hebat, soalnya kekuatan ledakannya nggak kepecah keluar ruangan.. Tapi apa mau dikata.. Stauffenberg lagi ketiban sial.. Pemberontak juga terkesan terburu-buru banget buat ngebunuh Hitler.. Ya maklum aja sih,, mereka emang kehabisan waktu.. Musuh udah deket, Hitler juga makin menjadi-jadi..

Yang ironis dari peristiwa ini, cuma beberapa bulan setelah peristiwa ini, tepatny tanggal 30 April 1945, Hitler bunuh diri... Dia stres gara-gara kalah perang..